___ Psikosomatis

Gangguan psikosomatis atau somatisasi adalah gangguan psikis yang menyebabkan gangguan fisik. Dengan kata lain, psikosomatis adalah penyakit fisik yang disebabkan oleh program pikiran negatif dan/atau masalah emosi seperti stress, depresi, kecewa, kecemasan, rasa berdosa, dan emosi negatif lainnya. Gangguan ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa, anak-anak pun bisa mengalaminya.
Menurut pakar, gangguan Psikosomatis berasal dari “psycho” yang artinya pikiran dan “soma” yang berarti tubuh, dan dalam bidang di mana keduanya berkaitan. Secara khusus ini merupakan penelitian mengenai berapa penyakit yang dimulai dari pikiran dan akhirnya mempengaruhi tubuh. Ini berhubungan dengan kekacauan yang menyeluruh secara mental dan bukan secara fisik. Ini juga berhubungan dengan interaksi pikiran pada tubuh. Meskipun banyak mencapai titik terang melalui penelitian baru-baru ini, tetapi masih ada daerah besar yang masih menjadi misteri dan banyak hal yang belum dimengerti. Kenyataan yang telah jelas dan telah dibangun adalah bahwa pikiran memiliki pengaruh yang sangat kuat pada tubuh dan kekacauan secara psikologis sering memanifestasikan dirinya dalam gejala fisik.
Ketika emosi negatif sedang melanda pikiran, tubuh akan melepaskan hormon adrenalin, jantung berdebar lebih cepat, timbul keringat, dan akan timbul rasa nyeri di dada maupun di perut.  Emosi negatif, seperti ketakutan, kecemasan, amarah, perasaan bersalah dan kesedihan.  Hal ini dapat dipicu oleh stres, tekanan, kehilangan anggota keluarga, dan berbagai macam perubahan dalam kehidupan lainnya.

Adapun contoh atau bentuk dasar dari adanya gangguan emosi dapat berupa :

•Depresi dan Mania
-Depresi
-Mania
-Gangguan Manik
-Depresif (Kelainan Bipolar)
-Kebotakan (Alopesia) 

•Gangguan Somatoform
-Hipokondriasis
-Gangguan Somatoform
-Gangguan Somatisasi
-Gangguan Dismorfik Tubuh
-Sindroma Munchausen

•Gangguan Pola Makan
-Anoreksia Nervosa
-Bulimia Nervosa
-Penyakit Gangguan Makan Binge

•Kelainan Ansietas
-Gangguan Kecemasan Menyeluruh
-Serangan Panik & Gangguan Panik
-Gangguan Ketakutan (Fobia)
-Gangguan Obsesif
-Kompulsif
-Gangguan Stress Akut
-Gangguan Stress Pasca
-Trauma (PTSD)
-Kecemasan yang Disebabkan Gangguan Fisik atau Obat
-Gangguan Cemas
-Agoraphobia

•Ketergantungan-Ketergantungan Obat & Ketagihan
-Alkoholisme
-Ketagihan Narkotika
-Kecanduan Obat Anti-cemas & Obat Tidur
-Penyalahgunaan Marijuana
-Ketergantungan Penyalahgunaan Amfetamin
-Ketergantungan Penyalahgunaan Kokain 
-Penyalahgunaan Halusinogen 
-Penyalahgunaan Fensiklidin (PCP, Debu Malaikat) 
-Penyalahgunaan Inhalan (obat yang dihirup) 
-Ketergantungan Nikotin Gamma Hydroxybutyrate (GHB) 
-Ketamin

•Gangguan Seks & Psikoseks
-Gangguan Identitas Jenis Kelamin
-Parafilia

•Gangguan Kepribadian
-Paranoid
-Skizoid
-Skizotipal
-Histrionik
-Narsisistik
-Antisosial
-Ambang (Borderline)
-Sindroma Asperger Pada Orang Dewasa

•Amnesia
-Amnesia Disosiatif
-Gangguan Disosiatif
-Disosiasi Fugue
-Gangguan Kepribadian Disosiatif
-Gangguan Depersonalisasi
-Amnesia / Gangguan atau Hilangnyan Memori

•Skizoprenia dan Delusi

•Stress dan Bunuh Diri

Dari hal di atas, perlu disadari juga bahwa pikiran dapat menyebabkan gejala fisik. Sebagai contoh, ketika seseorang takut atau cemas dapat memacu detak jantung yang cepat, jantung berdebar, merasa sakit, gemetar (tremor), berkeringat, mulut kering, sakit dada, sakit kepala, dan bernafas cepat. Gejala-gejala fisik tersebut melalui saraf otak mengirim impuls tersebut ke berbagai bagian tubuh, dan pelepasan adrenalin ke dalam aliran darah. Dan akhirnya munculah gejala sakit yang berbentuk satu gangguan fisik.



Apakah penderita psikosomatis ini dapat sembuh? sebetulnya jika mereka menginginkannya mereka dapat sembuh, dengan bersikap ikhlas, menerima kenyataan, menghadapi dan menyelesaikan permasalahan dalam hidupnya, dan senantiasa bersikap positif maka semua penyakit fisik itu akan sirna dengan sendirinya.  Namun adakalanya beberapa orang tidak dapat beranjak dari satu poin penting dalam hidupnya, oleh karena itu sebetulnya mereka sangat memerlukan bantuan dalam menyembuhkan penyakit mentalnya ini.
Ada dua macam pengobatan untuk gangguan psikosomatik, pengobatan fisik dan mental. Pengobatan fisik disesuaikan dengan penyakit yang diderita. Sedangkan perawatan mental dapat dilakukan dengan hipnoterapi, obat, atau dengan bantuan psikolog.
Terapi psikolog, hipnoterapi adalah contoh penyembuhan untuk penderita psikosomatis, namun jika orang tersebut tidak dapat atau tidak mau menyelesaikan permasalahannya, maka apa semua terapi itu dapat menyembuhkannya.

----- Hypno Solution ----
P.L.K. HBHC menyediakan layanan konsultasi, TERAPI dan herbal yang membantu mencapai kesehatan anda.
 
Hypnoteraphy P.L.K HBHC >> KLIK DI SINI

0 komentar: