___ Energi Transendental

0 komentar
Albert Eistein,sang penemu hukum kekekalan energi mengatakan bahwa semua yang ada di alam ini adalah pada hakikatnya adalah energi. Mereka menemukan bahwa suatu benda jika diurai atau diamati sampai ke atom atau yang lebih kecil dari itu (neutron, elektron, proton) akan menampilkan sesuatu yang berbentuk seperti gelombang, bukan materi.

Pada manusia, sifat materi yaitu berwujud fisik , sedangkan sifat abstrak dari manusia disebut jiwa. Emosi, insting, spiritual, dan pikiran manusia adalah bagian dari jiwa manusia. jika dipandang dari filsafat sufi, potensi atau bentuk energiyang paling halus dan paling awal dari seorang manusia adalah energi roh yang langsung berasalal dari Allah yang kita sebut sebagai energi traendental. Lalu,dengan itu fitrah (faktor bawaan) tercipta berdasar kehendak-Nya dan dari faktor fitrah itulah terciptalah faktor psikis manusia dan faktor fisik manusia. kemudian ada pula energi yang yang tersimpan dalam kalbu manusia yang disebut sebagai energi emosi, instingtif dan energi pikiran.


Carl Gustaf Jung menyebutkan alam supra-sadar dengan sebutan alam bawah sadar kolektif atau transpeersonal unconscius. Dalam alam supra-sadar, Roh merupakan potensi yang paling murni dan paling bersih karena langsung dari Allah. namun demikian, roh yang murni ini (sering) tertutupi oleh energi yang lebih kasar, seperti energi fisik, instingtif, emosi, dan pikiran sehingga manusia bisa menjadi suci seperti malaikat, tetapi juga bisa lebih kejam dari seekor binatang.


SIX Basic Energy yang diolah dengan baik dengan pengendalian potensi dasar akan membantu dalam mencapai kebahagiaan, kesehatan dan kesuksesan dalam hidup,tentunya dengan memiliki keyakinan hidup, motivasi hidup, dan strategi hidup yang positif.
Keyakinan hidup, adalah bagaimana seseorang memandang segala sesuatu yang berhubungan dengan kehidupan manusia di dunia ini dalam kaitannya denan makna, hakikat hidup, kepercayaan dan nilai-nilai. Motivasi hidup, adalah sesuatu yang mendorong timbulnya perbuatan atau perilaku tertentu, baik yang berasal dari dalam atau dari luar diri. Bagi seseorang yang beragama islam, seharusnya memiliki motivasi hidup untuk mengabdi keada Allah Swt. Strategi hidup adalah cara seseorang dalam mengatur dan menjalani hidup guna meraih cita-cita dan tujuan hidupnya.
.
.
.
.
.
Mau Tau Pembahasan lebih lanjut tentang Six Basic Energy ?
Mau Tau cara pengolahan dan pengendalian six basic energy ?


----- Energy Transendental HBHC ----
P.L.K. HBHC menyediakan layanan konsultasi, TERAPI dan herbal yang membantu mencapai kesehatan anda.
 
Hubungi P.L.K HBHC >> KLIK DI SINI
PELATIHAN HIPNOTIS >> KLIK DI SINI
HYPNOTERAPHY >> KLIK DI SINI 

____ Gangguan Jantung

0 komentar

Dengan melihat gejala-gejala yang ada dari hasil pemeriksaan fisik, dan beberapa pemeriksaan penunjang dari ;


  • Foto rontgen dada, bisa menunjukkan adanya pembesaran jantung dan akumulasi cairan di paru-paru. 
  • Ekokardiografi, untuk menilai kinerja jantung, yaitu dengan menggunakan gelombang suara untuk melihat gambaran jantung, dapat menunjukkan jika dinding jantung atau ruangnya membesar dan jika ada ketidaknormalan katup jantung. Ekokardiogram dapat digunakan untuk mencari berapa banyak darah yang dipompa jantung. 
  • Elektrokardiografi, untuk melihat aktivitas listrik jantung/ irama jantung dan ukuran jantung dan menunjukkan jika ruang jantung membengkak atau jika ada kerusakan otot jantung dari penyumbatan arteri. 
  • Kateterisasi jantung digunakan untuk mengukur tekanan jantung dan jumlah darah dipompa di jantung. Tes ini dapat membantu menemukan ketidaknormalan arteri jantung, katup jantung, otot jantung, dan pembuluh darah lainnya. Kombinasi dengan ekokardiografi dan tes lainnya, kateterisasi jantung dapat membantu menemukan penyebab gagal jantung. Namun, ini tidak selalu perlu
Hal diatas, akan membantu dalam diagnosa, apakah kita berpotensi memiliki ganguan jantung atau tidak.
Secara fisik, bisa kita lihat gejala awal nya seperti :

  • Rasa lelah dan lemah saat melakukan aktivitas fisik, karena otot tidak mendapatkan suplai darah yang cukup. 
  • Napas pendek, sering batuk khususnya bila berbaring, disebabkan penumpukan cairan di paru-paru. 
  • Telapak kaki, perut, dan kaki bengkak, pembentukan cairan divena dan jaringan tubuh menyebabkan telapak kaki, kaki dan perut bengkak. 
  • Pembengkakan, misalnya di kaki, pergelangan kaki, tungkai, hati dan perut (pada gagal jantung kanan). 
  • Sesak nafas, akibat pengumpulan cairan di dalam paru-paru (pada gagal jantung kiri). Pada awalnya sesak nafas hanya terjadi saat beraktivitas, tetapi seiring dengan memberatnya penyakit, sesak nafas juga kemudian terjadi saat penderita istirahat. 
  • Pusing atau pingsan, ketika jaringan tubuh, seperti organ dan otot, tidak cukup menerima oksigen dan nutrisi, mereka tidak berfungsi baik, menyebabkan lelah dan pusing.
Hal-hal tersebut diatas dapat terjadi karena :
  • Penyakit jantung koroner, arteri pemasok darah ke jantung menyempit atau tersumbat. Seseorang mengalami serangan jantung ketika aliran darah ke daerah jantung tersumbat seluruhnya. Otot jantung menderita kerusakan ketika asupan darah berkurang atau tersumbat. Jika kerusakan mempengaruhi kemampuan jantung untuk memompa darah, gagal jantung terjadi. Beberapa serangan jantung terjadi tanpa disadari.
  • Kerusakan otot jantung, sehingga mempengaruhi kemampuannnya untuk berkontraksi memompa darah, misalnya akibat serangan jantung (paling sering), infeksi otot jantung, atau diabetes.
  • Kelainan katup jantung, dimana jantung harus bekerja lebih kuat untuk memompa darah melalui katup jantung yang menyempit. Kondisi ini meningkatkan beban jantung dan pada akhirnya melemahkan jantung.
  • Gangguan kelistrikan jantung, dimana denyut jantung menjadi lambat, cepat, atau tidak teratur, sehingga tidak dapat memompa darah dengan efektif. Akibatnya jantung harus bekerja ekstra keras untuk mengkompensasinya.
  • Tekanan darah tinggi merupakan penyebab umum gagal jantung lainnya. Tekanan darah tinggi membuat jantung bekerja berat untuk memompa darah. Beberapa saat kemudian, jantung tidak dapat menyesuaikan dan gejala gagal jantung timbul.
  • Kardiomiopati mungkin disebabkan oleh penyakit arteri jantung dan berbagai masalah jantung lainnya. Kadang kala, penyebabnya tidak ditemukan, hal ini dikenal dengan kardiomiopati idiopatik. Kardiomiopati dapat melemahkan otot jantung, menyebabkan gagal jantung.
  • Penyakit jantung keturunan, alkoholisme, dan penggunaan obat sembarangan menyebabkan kerusakan jantung yang dapat menyebabkan gagal jantung.
Siapa saja yang berpotensi mengidap gangguan jantung ?
berikut adalah diantaranya :



  1. Perokok : ia memiliki risiko lebih tinggi untuk mengidap penyakit jantung. Karbon monoksida dalam asap rokok dan kandungan nikotin pada rokok dapat meningkatkan risiko munculnya gumpalan darah serta memacu jantung untuk bekerja lebih cepat sehingga akan makin membebani jantung. Senyawa kimia lain dari asap rokok juga dapat merusak dinding arteri jantung yang akan memicu terjadinya penyempitan. Perokok mempunyai risiko 20-25 persen lebih tinggi untuk menderita penyakit jantung dibandingkan mereka yang tidak merokok sama sekali. 
  2. PEMALAS : Risiko penyakit jantung juga dapat meningkat akibat pola hidup yang tidak sehat. Misalnya kurang berolahraga, sering mengonsumsi makanan berlemak, dan jarang mengonsumsi buah-buahan serta sayur-sayuran. 
  3. Penderita Kolesterol : terbagi dalam dua jenis, yaitu kolesterol baik (HDL) dan kolesterol jahat (LDL). Kolesterol jahat mudah menggumpal dan menempel pada dinding pembuluh darah. Karena itu, kadar LDL yang tinggi dapat membentuk plak yang menyebabkan aterosklerosis. Kadar LDL yang normal dalam darah adalah di bawah 100 mg/dL. 
  4. Penderita Hipertensi : Anda akan dianggap mengidap hipertensi atau tekanan darah tinggi jika tekanan darah Anda di atas 140/90 mmHg. Tekanan darah yang tinggi berarti jantung bekerja lebih keras sehingga jantung dan pembuluh darah akan lebih terbebani. Salah satu faktor pemicu hipertensi adalah konsumsi makanan dengan kadar garam yang tinggi. 
  5. Penderita Diabetes ; dapat menyebabkan penebalan pada dinding pembuluh darah sehingga berpotensi menghambat aliran darah. Karena itu, penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi untuk mengidap penyakit jantung. 
  6. Penderita Obesitas : Orang yang kelebihan berat badan atau mengalami obesitas berpotensi mengidap tekanan darah tinggi, cenderung memiliki kadar kolesterol yang lebih tinggi, serta lebih berisiko terkena diabetes tipe 2. Karena itu, mereka juga memiliki risiko lebih tinggi untuk mengidap penyakit jantung. Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan tubuh dengan berat yang tinggi, jantung harus bekerja lebih keras dibandingkan jika tubuh berberat badan ideal. 
  7. Usia : Makin tua usia seseorang, makin tinggi risikonya untuk mengidap penyakit jantung. 
  8. PRIA : Dibandingkan wanita, pria memiliki risiko lebih tinggi untuk mengidap penyakit jantung. Tetapi perlu diingat bahwa risiko penyakit jantung pada wanita akan lebih tinggi setelah mengalami menopause. 
  9. Riwayat Kesehatan Keluarga : Jika memiliki keluarga inti seperti ayah, ibu, adik, atau kakak yang mengidap penyakit jantung, risiko Anda untuk terkena penyakit jantung akan lebih tinggi dibandingkan orang yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarganya.
PENCEGAHAN
Kunci untuk mencegah gagal jantung adalah mengurangi faktor-faktor risiko. Anda dapat mengontrol atau menghilangkan banyak faktor-faktor risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan penyakit arteri koroner, misalnya dengan melakukan perubahan gaya hidup dan dengan bantuan obat yang diperlukan.
Perubahan gaya hidup yang dapat dilakukan untuk membantu mencegah gagal jantung meliputi:
  • Mengonsumsi makanan sehat yang cukup mengandung zat besi, serta menghindari asupan garam yang berlebihan. Selain dari makanan seperti bayam, zat besi juga bisa Anda dapatkan dari suplemen. 
  • Menjaga berat badan. 
  • Mengurangi dan mengelola stres Berhenti merokok. 
  • Membatasi konsumsi minuman keras. 
  • Berolahraga secara teratur. 
  • Menjaga kadar kolesterol dan tekanan darah pada batas sehat. 
  • Menkonsumsi suplemen HERBAL

----- SOLUSI untuk KESEHATAN JANTUNG -----
P.L.K. HBHC menyediakan layanan konsultasi, terapi dan HERBAL yang membantu mencapai kesehatan anda.